FIFA

Prosedur FIFA/Coca-Cola Peringkat Dunia Wanita

Metode Peringkat Dunia FIFA Wanita

Pertimbangan Umum

Di dalam Peringkat Dunia FIFA Wanita tim berperingkat berdasarkan nilai yang diukur sesuai dengan kekuatan mereka. Oleh karena itu banyak hal yang dapat dipelajari tentang nilai peringkat (atau poin rating) dari sebuah tim. Contohnya jika sebuah tim menghadapi lawan mereka dalam laga penyisihan di stadion netral memiliki 72 poin rating atau lebih, peluang mereka lolos ke babak berikutnya, adalah 60%.

Peringkat Dunia FIFA Wanita - Mengapa?

  • Promosi dari Permainan Wanita

  • Penilaian Realistis: Menepatkan Semua di Tempat yang Tepat

  • Analisis Statistik dari kondisi Permainan Wanita

  • Kepentingan Setara dari Sepak Bola Wanita dan Pria

  • Fondasi solid: setidaknya 3000 laga sejak 1971

Walau perhitungan matematika tidak dapat dihindari, sistem yang digunakan mudah dipahami dan memungkinkan seluruh pihak terkait untuk memahami pergerakan tim, atau bahkan menghitung Peringkat sendiri. Sejak laga perdana yang berlangsung kurang lebih 30 tahun lalu (laga wanita internasional pertama diadakan pada 17 April 1971 ketika Prancis menghadapi Belanda), data sepak bola wanita internasional dapat dirangkum dengan lengkap.

Peringkat Dunia FIFA Wanita - Kriteria Utama

  • Hasil Laga

  • Kandang vs tandang, atau stadion netral

  • Kepentingan laga

  • Perbedaan WWR di antara tim

Dasar dari metode Peringkat

Rumus dasar dari WWR cukup sederhana:

WWR,baru = WWR,lama + (Sesungguhnya - Prediksi)

Hasil tim dalam sebuah laga dikonversi menjadi nilai: "Sesungguhnya". Menggunakan rumus itu, perbedaan dari poin rating (kekuatan) menghasilkan nilai “Prediksi”.

Jika nilai “Sesungguhnya” lebih tinggi, maka WWR baru akan lebih tinggi dari yang lama. Ini adil, karena tim mendapat hasil yang melebihi ekspektasi. Pihak yang tidak memenuhi ekspektasi kehilangan poin dengan jumlah yang sama dengan yang diraih lawan mereka; hasil “Prediksi” mereka melebihi hasil “Sesungguhnya”, jadi mereka tidak meraih hasil yang diperkirakan.

Satu kesimpulan yang dapat ditarik dari peraturan dasar ini adalah poin rating yang diperoleh tim dari kemenangan bergantung dari kekuatan lawan mereka. Kemenangan atas tim yang sangat lemah memberi peningkatan rendah di peringkat WWR, sementara kemenangan atas tim yang lebih kuat memberi peningkatan tinggi di nilai WWR mereka.

Hasil Laga Sesungguhnya

Menang atau kalah tentu menjadi kriteria terpenting, tapi selisih gol dan gol yang dicetak juga diperhitungkan seperti yang terlihat dari tabel ini.

Stadion netral atau Kandang vs. Tandang

Untuk mengoreksi nilai dari keuntungan laga kandang, poin rating dari tim kandang ditingkatkan dengan nilai “H”. Melihat hasil historis menunjukkan bahwa tim tampil lebih baik dalam laga kandang dibandingkan tandang; tim kandang menang dalam 66% kesempatan, sedangkan tim tandang menang dalam 34% kesempatan. Untuk menyeimbangkan kondisi ini, koreksi dilakukan dengan meningkatkan rating tim kandang dengan nilai 100 poin (dari 64%).

Kepentingan laga

Dalam laga uji coba, tim yang mewakili negara mereka belum tentu merupakan yang terbaik yang dapat diberikan negara itu, walau jelas dalam tahap final Piala Dunia FIFA Wanita dua tim “terbaik” akan muncul. Sebagai hasilnya, laga pada turnamen penting (kualifikasi) adalah pengukur kekuatan tim yang lebih akurat dibandingkan dengan laga uji coba. Aspek ini diperhitungkan dengan faktor Kepentingan Laga “M”.

Untuk laga saat tahap final turnamen Piala Dunia Wanita FIFA, faktor ini empat kali lebih besar dibandingkan dengan laga uji coba, dan untuk laga kualifikasi Piala Dunia faktor itu tiga kali lebih besar. Jadi, pada kompetisi besar, poin rating yang dapat diperoleh atau hilang lebih besar.

Namun, dalam laga uji coba di antara tim 10 besar, kehormatan dari laga tersebut membuatnya lebih penting dan menjadi tolok ukur yang lebih akurat untuk kekuatan tim-tim yang terlibat. Jadi, laga uji coba di antara tim 10 besar mendapatkan kepentingan dua kali lipat dibandingkan laga uji coba umum.

Perbedaan dalam Poin Rating

Skala perbedaan dalam poin rating di antara dua lawan “x” (x = [r1 - r2] / faktor skala) digunakan untuk memperkirakan hasil dari laga tersebut. Rumus yang digunakan adalah sebagai berikut: P (x) = 1 / [1 + 10 ( x / 2 ) ]

Bagi setiap tim persentase prediksi laga “P” ditunjukkan dengan nilai di antara 0 dan 1 sebagai fungsi dari perbedaan dari skala poin rating “x”.

Faktor skala ini dipilih agar tim-tim terbaik di dunia dapat memiliki poin rating di atas 2000, sementara tim pemula dapat meraih sekitar 1000 poin.

Kesimpulan

Pada 2003, sepuluh tahun setelah Peringkat Dunia FIFA/Coca-Cola diluncurkan untuk tim nasional pria, sepak bola wanita juga mulai memiliki tolok ukur spesifik untuk mengukur performa olahraga dari tim nasional yang terus meningkat. Dengan meluncurkan Peringkat Dunia FIFA Wanita, FIFA berharap untuk meningkatkan popularitas sepak bola wanita.

Last updated: Jumat, 13 Maret 2026 pukul 11.03